Berikut adalah fungsi dari beberapa protokol
1. ICMP
Internet
Control Message Protocol (ICMP) adalah salah satu protokol inti dari
keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh
sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang
menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
2. POP3 (Post Office Protocol
version 3) adalah protokol yang digunakan untuk
mengambil surat elektronik (email)
dari server email.
Protokol
ini erat hubungannya dengan protokol SMTP di mana
protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer
pengirim ke server.
Protokol POP3 dibuat
karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya
server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai
surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran server
surat elektronik ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer
penerima surat elektronik yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan
internet.
Protokol
ini dispesifikasikan pada RFC 1939.
Fungsi
utama POP3 adalah menyimpan sementara email yang dikirim ke server email, lalu
meneruskannya ke klien email, yang akan direspon saat email dibuka oleh
pengguna yang memenuhi syarat (dalam hal ini mereka memegang nama pengguna dan
juga kata sandi dari alamat email).
3. Simple Mail Transfer Protocol
atau SMTP digunakan untuk berkomunikasi
dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum
akhirnya dikirimkan ke server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail
Transfer Agent (MTA) yang ada
dalam server email Anda.
Cara kerja dari
protocol SMTP ini pada dasarnya sangatlah sederhana. Prinsip dasar dan prinsip
utama dari penggunaan SMTP ini adalah bahwa terdapat sebuah email server yang
bertugas sebagai penampung sementara surat elektronik, sebelum dikirmkan ke
alamat email penerima.
Jadi, ketika
user akan mengirimkan sebuah surat elektronik, maka surat elektronik tersebut,
yang dikirmkan oleh user akan menggunakan protocol SMTP, sehingga surat
tersebut kemudian akan masuk ke dalam email server, untuk dicocokan dengan
alamat email penerima. Ketika alamat email penerima sudah terdeteksi cocok, maka
surat elektronik atau email tersebut kemudian di kirimkan ke alamat email yang
dituju, dan pengirim akan memperoleh notifikasi bahwa email sudah dikirimkan ke
alamat email.
Apabila kita
melihat hal ini, maka cara kerja SMTP ini persis seperti cara kerja kotak pos
atau bis surat yang dulu sering kita gunakan untuk mengirimkan surat dari kota
ke kota. SMTP bisa kita analogikan sebagai sebuah bis surat atau kotak pos.
ketika kita akan mengirimkan surat, maka kita akan memasukkan surat kita ke
dalam kotak pos tersebut, dan tukang pos akan mengambil surat anda untuk
dimasukkan ke dalam kantor pos, disortir, lalu kemudian dikirmkan ke alamat
yang tertera pada surat tersebut.
4. FTP
merupakan server yang bertugas memberikan layanan pengiriman/ tukar
menukar data kepada FTP client dengan syarat FTP client harus meminta (request)
terlebih dahulu kepada FTP server.
Sedangkan FTP client merupakan komputer/ perangkat yang meminta
layanan tukar menukar data kepada FTP server. Setelah terkoneksi dengan FTP
server, FTP client dapat melakukan proses download, upload dan lain sebagainya
sesuai dengan izin yang telah diberikan oleh FTP server sebelumnya.
- CARA KERJA FTP
Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode
autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses
data-data yang ada pada FTP server.
Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki
akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di
dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin,
memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.
Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta
koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP
client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data.
5. Address Resolution Protocol disingkat ARP
adalah sebuah
protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan
resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address).
ARP adalah protocol yang berfungsi memetakan ipaddress menjadi MAC
address. Dia adalah penghubung antara datalink layer dan ip layer pada TCP/IP.
Semua komunikasi yang berbasis ethernet menggunakan protocol ARP ini. Intinya
setiap komputer atau device yang akan berkomunikasi pasti akan melakukan
transaksi atau tukar menukar informasi terkait antara IP dan MAC address.
Setiap transaksi akan disimpan di dalam cache OS Anda. Bisa dilihat menggunakan
perintah arp (baik di Windows atau Linux).
IPv4
(Internet Protokol v4) didefinisikan oleh The Internet Engineering
Task Force (IETF) adalah versi pertama protokol internet yang
digunakan pada tahun 1981, Menggunakan Versi 4 karena telah dilakukan 4 kali
revisi pada sistem ini, Protokol ini digunakan untuk melakukan komunikasi antar
komputer. IPv4 ditetapkan
dengan panjang 32
bit, IPv4 memungkingkan 232 IP yang
berarti sekitar 4,294,967,296
Prokol komputer dapat terhubung ke internet.
Meskipun Alamat IPv4 cukup
besar dalam jumlah 32 bit, tetapi alokasi dan penggunaan tidak cukup efisien
untuk menahan pertumbuhan lalu lintas internet. Pertumbuhan masa depan internet
dipetaruhkan, Karena alokasi Ipv4 yang sangat terbatas dan alokasi yang sudah
hampir habis.
Mengapa IPv6 bukan IPv5, pada tahun
1980-an, IPv5 digunakan sebagai Protokol Percobaan dan sampai saat ini tidak
pernah digunakan, IPv5 biasanya disebut sebagai Protokol Streaming, Jadi
Penerus Langsung dari IPv4 adalah IPv6.
IPv6 (Internet Protokol v6) dikembangkan sejak
tahun 1998, Alamat dalam IPv6 ditetapkan 128 bit sehingga
alamat IP lebih banyak dan dapat dialokasikan untuk komputer serta perangkat
lain yang terhubung ke internet. Keuntungan digunakannya IPv6 karena
menggunakan 128 bit, Jadi IPv6 dapat menampung triliun alamat.
Kelebihan Ipv6 dan sebagai solusi
yang terdapat dalam IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi,
berikut ini Kelebihan-kelebihan menggunakan IPv6 ;
- IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan
128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan
IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga,
perlengkapan otomotif).
- Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah
terintegrasi.
- Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki
memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan
komunikasi end-to-end.
- IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan
proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke
mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya.









